WhatsApp kini dukung pengguna untuk “pin” lebih dari satu pesan

Jakarta (ANTARA) – WhatsApp kini dapat mendukung penggunanya untuk menyematkan atau melakukan “Pin” pada lebih dari satu pesan dalam sebuah obrolan.

Kabar ini disampaikan WhatsApp lewat akun media sosial X mereka yang menyebutkan kini pengguna setidaknya bisa menyematkan hingga tiga pesan baik dalam obrolan individu maupun grup.

Sebenarnya fitur menyematkan pesan atau “Pin Message” sudah ada di WhatsApp sejak Desember 2023 namun saat itu aplikasi hanya memberikan kemampuan pada pengguna untuk menyematkan satu pesan saja dalam satu obrolan.

Baca juga: Perubahan tampilan utama menu WhatsApp di bawah, tiba di Indonesia

Adapun pesan yang disematkan dapat berupa jenis bentuk baik itu teks, gambar, maupun polling untuk mempermudah jajak pendapat di grup.

Untuk menyematkan pesan, pengguna harus menekan pesan agak lama, memilih “Sematkan” atau “Pin” dari menu, dan pilih durasinya.

Pesan akan disematkan selama tujuh hari secara otomatis, namun pengguna juga dapat menyematkannya dengan durasi berbeda yaitu selama 24 jam atau 30 hari.

Baca juga: WhatsApp uji coba perpanjang video status hingga 60 detik

Setelah jangka waktu tersebut, pesan tersemat akan otomatis lepas jika tidak dilepas secara manual oleh pengguna. 

Selain itu, saat pengguna mengeklik pesan yang disematkan, pengguna dapat menavigasi ke seluruh pesan tersebut dalam percakapan.

Baca juga: WhatsApp hadirkan empat opsi pemformatan teks pesan baru

Dalam obrolan grup, admin grup dapat mengizinkan anggota untuk menyematkan pesan, dan ketika sebuah pesan disematkan, semua anggota grup tersebut akan diberi tahu tentang hal itu.

Meski demikian, pengguna yang bergabung dengan grup setelah pesan dipasangi pin tidak akan melihatnya. Mereka yang tidak memiliki riwayat obrolan grup atau menghapus pesan sebelum disematkan juga tidak akan melihatnya. Demikian dilaporkan GSM Arena, Minggu (24/3).

Baca juga: Cara menautkan WhatsApp di tablet dengan ponsel

Baca juga: WhatsApp bakal memperkaya fitur penguncian

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2024