Scent Store tawarkan inovasi ubah aroma bentuk analog jadi digital

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan asal Jepang, Scent Store menghadirkan inovasi mengubah aroma dalam bentuk analog menjadi data digital, yang kemudian dapat diwujudkan kembali menjadi aroma nyata melalui diffuser elektronik.

Dikutip dari rilis pers, Selasa, Scent Store telah mengembangkan teknologi yang memungkinkan pengguna untuk merasakan aroma dari berbagai belahan dunia dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya.

Dari aroma bunga sakura Jepang hingga wangi kopi Sumatera, semua dapat diakses dengan mudah dari kenyamanan rumah.

Ekspansi Scent Store ke Indonesia menandai langkah dalam strategi global mereka. Perusahaan menjalin kerja sama dengan make up artist ternama Indonesia Bubah Alfian sebagai Brand Ambassador.

Baca juga: Pengharum ruangan unik, ada wangi Nasi Uduk hingga Rumah Angker

Baca juga: Dokter tak sarankan membuat campuran diffuser pakai antiseptik

Hal tersebut untuk menunjukkan komitmen Scent Store dalam memasuki pasar tanah air. Keterlibatan Bubah diharapkan membantu meningkatkan kesadaran merek dan menarik minat konsumen Indonesia dengan menggabungkan keindahan, teknologi, dan seni.

Lebih lanjut, Scent Store Indonesia juga mengambil inisiatif untuk memberikan donasi kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Purn Dudung Abdurachman.

Langkah ini sebagai tanggung jawab sosial perusahaan dan keinginan untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat Indonesia.

Scent Store serius dalam upayanya untuk memperluas pasar di Indonesia. Mereka tidak hanya ingin memperkenalkan produk baru, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan gaya hidup orang Indonesia.

Dengan menggabungkan teknologi canggih, kolaborasi strategis, dan komitmen sosial, Scent Store membuka era baru dalam cara menikmati aroma.

Baca juga: Aromaterapi ternyata bermanfaat bagi kesehatan kulit

Baca juga: Psikolog sebut aromaterapi dapat bantu kelola stres 

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Zita Meirina
Copyright © ANTARA 2024