Pasien BPJS Kesehatan dalam kondisi darurat bisa dilayani dimana saja

“BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kanal layanan seperti pelayanan piket di kantor cabang yang beroperasi dari pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat,”

Pekanbaru (ANTARA) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pekanbaru memastikan pasien BPJS Kesehatan dalam kondisi darurat bisa mendapatkan pelayanan dimana saja selama periode cuti bersama dan libur lebaran pada 8 hingga 15 April 2024.

“Pelayanan selama periode libur Idul Fitri itu merupakan komitmen tanpa batas, BPJS Kesehatan yang diberikan kepada pemudik agar bisa menjalankan mudik lebaran dengan tenang,” kata Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pekanbaru, Muhammad Fakhriza dalam jumpa pers di Pekanbaru, Rabu.

Ia mengatakan komitmen tersebut mengacu pada prinsip portabilitas BPJS Kesehatan dengan prinsip memberikan jaminan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat dan setara bagi peserta JKN di seluruh wilayah Riau dan Indonesia.

Untuk peserta yang berada di luar wilayah tempat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdaftar katanya menyebutkan, maka dapat mengakses pelayanan rawat jalan di FKTP lain paling banyak 3 kali kunjungan dalam waktu satu bulan.

“BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kanal layanan seperti pelayanan piket di kantor cabang yang beroperasi dari pukul 08.00 hingga 12.00 waktu setempat,” katanya.

Bagi yang mengakses layanan non tatap muka melalui Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), dapat dilayani dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Layanan yang disediakan bagi peserta JKN mencakup layanan informasi, layanan administrasi, dan layanan pengaduan. Selain itu, peserta JKN juga dapat memanfaatkan layanan administrasi JKN melalui Aplikasi Mobile JKN.

Selain itu, dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan kepada pemudik selama libur lebaran, BPJS Kesehatan telah menyiapkan Posko Mudik mulai dari tanggal 5 hingga 9 April 2024 di Pulau Jawa seperti di beberapa titik strategis seperti Terminal Pulo Gebang di Jakarta Timur, Pelabuhan Merak di Banten, Rest Area Tol Cikampek KM 88A di Purwakarta, Rest Area Tol Palikanci KM 207A di Cirebon, Rest Area Tol Ungaran KM 429A di Kabupaten Semarang, Terminal Purabaya di Sidoarjo, dan Pelabuhan Soekarno-Hatta di Kota Makassar.

“Posko tersebut menyediakan berbagai layanan seperti konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi bagi pemudik, pemeriksaan kesehatan, penyediaan obat-obatan, tindakan sederhana darurat, dan pemberian rujukan bila diperlukan. Di Riau kita tidak mendirikan posko kesehatan,” katanya.

Untuk peserta JKN segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU/peserta mandiri) diimbau untuk rutin melakukan pembayaran iuran setiap bulan/10 agar status peserta tetap aktif.

BPJS Kesehatan juga telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 960 ribu kanal pembayaran –di tanah air– untuk mempermudah peserta JKN dalam melakukan pembayaran iuran.

Ia menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan telah menerapkan janji layanan JKN di fasilitas kesehatan, yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam rangka Transformasi Mutu Layanan.

“Dengan adanya janji layanan JKN, peserta JKN dapat merasakan berbagai kemudahan dalam mengakses layanan JKN. Seperti cukup menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang terdapat pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan, dan tidak memerlukan fotokopi berkas.

BPJS Kesehatan juga menegaskan bahwa tidak ada biaya tambahan bagi peserta JKN saat mengakses layanan di fasilitas kesehatan, asalkan berobat sesuai prosedur, serta dilayani setara tanpa diskriminasi,” jelas Riza.

Peserta JKN dapat langsung menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 165 untuk pencarian informasi fasilitas terdekat bagi yang melakukan perjalanan mudik. Peserta JKN juga dapat mengakses melalui aplikasi mobile JKN untuk mengetahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat.

“Kini terdapat fitur i-Care JKN yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan. Melalui inovasi ini, mempermudah dokter di fasilitas kesehatan mengakses riwayat medis peserta JKN dalam 12 bulan terakhir, guna memberikan pelayanan yang lebih cepat dan tepat.

Bahkan peserta JKN pun dapat mengakses juga melalui Aplikasi Mobile JKN,” ucap Riza. Riza mengimbau bagi yang melakukan perjalanan mudik untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan makanan bergizi seimbang, kurangi makanan tinggi gula, perbanyak asupan air putih, istirahat cukup, dan usahakan tetap berolahraga ringan.
Baca juga: BPJS Kesehatan bantu pasien dalam kondisi darurat tidak terduga
Baca juga: BPJS permudah pelayanan rujukan cuci darah untuk pasien gagal ginjal
Baca juga: BPJS Kesehatan mendorong faskes optimalkan pelayanan pasien kanker

 

Pewarta: Frislidia
Editor: Muhammad Yusuf
Copyright © ANTARA 2024