Komplikasi Penyakit, Dewi Lestari Ceritakan Kronologi Meninggalnya Sang Ayah

Suara.com – Dewi Lestari atau Dee Lestari menceritakan kronologi meninggalnya sang ayah, Yohan Simangunsong, Kamis (1/2/2024). Dirawat sejak 13 Januari 2024, Yohan menghembuskan napas terakhir akibat komplikasi penyakit.

“Ada infeksi paru yang kemudian menyebabkan gangguan di organ-organ lain,” kata Dewi Lestari di Rumah Duka Sentosa di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (2/2/2024).

Di masa awal perawatan, Dewi Lestari menyebut kondisi Yohan Simangunsong cukup stabil untuk ukuran pasien berusia 85 tahun.

“Sebenarnya fisik bapak terbilang kuat, selama beberapa minggu cenderung stabil. Walaupun ada angka-angka yang naik turun, tapi kami cukup confident bapak bisa bertahan,” ujar Dewi Lestari.

Meski begitu, faktor usia juga yang jadi pemicu meninggalnya Yohan Simangunsong. Kata Dewi Lestari, kondisi fisik ayahnya menurun drastis beberapa hari sebelum meninggal dunia.

“Ya, daya tahan tubuhnya sudah tidak seperti orang-orang muda yang masih sehat. Fisik beliau akhirnya menyerah,” imbuh pelantun “Malaikat Juga Tahu” ini.

Dewi Lestari sendiri sedang tidak berada di Jakarta saat sang ayah menghembuskan napas terakhir karena ada panggilan pekerjaan di luar kota. Mantan suami Marcell Siahaan ini cuma mendapat informasi dari sang kakak, yang sedang kebagian tugas jaga.

Dewi Lestari [Instagram]
Dewi Lestari [Instagram]

“Kami keluarga tentu setiap hari jaga bergantian, cuma kebetulan saya sedang ada pekerjaan di luar Jawa, tepatnya di Bali yang tidak bisa saya cancel,”  ucap penulis novel Perahu Kertas ini.

“Memang ada kakak saya yang sudah standby, beliau sudah komit untuk tidak kerja dulu. Dia lah kemudian yang ada sama ayah saya. Waktu itu totalnya ada tujuh orang yang bersama ayah saya, termasuk saudara kami yang seorang pendeta,” kata Dewi Lestari menyambung.

Jenazah ayah Dewi Lestari akan dimakamkan di kampung halamannya di Balige, Sumatera Utara. Kata Dee, hal itu merupakan permintaan sang ayah sebelum meninggal dunia.

“Beliau memang sudah mengamanatkan ingin dimakamkan di kampungnya. Jadi nanti mami sekeluarga akan mengantarkan ke peristirahatan terakhir,” tutur Dee Lestari. 

“Di sana sudah ada makam keluarga. Memang beliau juga yang membangun. Sudah ada ayah bapak, almarhum ibu kandung saya, sudah ada opung bapak juga. Jadi memang sudah disiapkan,” kata Dewi Lestari.