Iran hadapi Jepang di 8 besar usai menang adu penalti atas Suriah

Jakarta (ANTARA) – Timnas Iran dipastikan bakal menghadapi Jepang di perempatan final setelah mereka menang lewat drama adu penalti 5-3 atas Suriah si babak 16 besar Piala Asia 2023 di Abdullah bin Khalifa Stadium pada Rabu (31/01) malam WIB.

Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit dan dua kali waktu tambahan. Iran unggul terlebih dahulu lewat penalti Mehdi Taremi sebelum Suriah membalas, juga melalui tendangan penalti Omar Kharbin.

Dengan demikian, Iran berhak melaju ke babak perempat final.

 

Iran langsung mendominasi penguasaan bola dan berusaha menekan pertahanan Suriah, yang bermain dengan disiplin.

 

Sayangnya pertahanan Suriah akhirnya jebol pada menit ke-32. Ousou melakukan pelanggaran dengan mendorong Taremi yang mengejar bola di kotak penalti. Wasit pun memberikan hadiah penalti kepada Iran.

 

Taremi maju sebagai eksekutor dan sukses mengecoh kiper dengan mudah untuk mengubah skor menjadi 1-0.

 

Gol ini jadi gol terakhir di babak pertama. Iran 1-0 Suriah.

 

Di babak kedua, Suriah tampil lebih menyerang dan agresif. Namun, masih kesulitan menembus pertahanan Iran.

 

Justru Iran hampir mencetak gol melalui Sardar Azmoun pada menit ke-51. Ia mendapat umpan terobosan Azmoun, tetapi bola sepakannya masih bisa diblok kiper.

Suriah mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan setelah wasit menunjuk titik putih pada menit ke-59 setelah Suriah membuat kiper Iran melanggar Sabbag di kotak penalti.

Eksekusi penalti Omar Khribin sukses mengecoh kiper Iran hingga kedudukan menjadi imbang 1-1.

 

Iran kemudian coba mencari gol kemenangan. Namun, mereka malah harus kehilangan Mehdi Taremi pada menit ke-90. Ia melanggar lawan yang akan melakukan serangan balik dan hasilnya ia mendapat kartu kuning kedua.

 

Pada akhirnya tidak ada gol tercipta di sisa babak kedua ini. Laga harus dilanjutkan ke babak extra time.

Di babak ini, Iran mencoba mengontrol jalannya laga. Mereka berusaha menahan bola selama mungkin.

 

Sayangnya mereka kesulitan untuk bisa menebus pertahanan Suriah. Akhirnya tidak ada gol tercipta di babak pertama.

 

Di babak kedua Iran masih terus mencoba mendobrak pertahanan Suriah. Namun, Suriah juga sesekali menyerang dan pada akhirnya tidak ada gol lagi di extra time babak kedua ini.

 

Penentu pemenang harus dilakukan lewat adu penalti. Seluruh eksekutor Iran sukses melakukan tugasnya. Sementara eksekutor kedua Suriah yakni Fahad Youssef gagal menaklukkan Alireza Beiranvand.

 

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2024